![]() |
| Dok. Thinkstock |
Siapa bilang sakit kepala bikin orang tidak boleh bercinta? Justru
ketika sedang migrain atau sakit kepala sebelah, berhubungan seks lebih
dianjurkan karena punya khasiat menyembuhkan. Lebih aman dari obat,
karena tanpa efek samping.
Temuan para ilmuwan dari University of Munster di Jerman ini sekaligus
menyiratkan bahwa sakit kepala tidak cocok lagi dijadikan alasan untuk
menolak ajakan bercinta. Justru daripada harus minum obat, bercinta sama
manjurnya untuk menyembuhkan sakit kepala.
Riset yang dipublikasikan di jurnal Cephalgia terbitan
International Headache Society ini menemukan bahwa seks bisa mengurangi
keluhan pada lebih dari 50 persen penderita migrain. Bahkan pada 1 dari 5
partisipan, keluhan migrain hilang sama sekali setelah bercinta.
Dari 800 penderita migrain dan 200 penderita sakit kepala jenis cluster
headache lainnya, lebih dari 30 persen pernah melakukan hubungan seks
saat sakit kepala menyerang. Dari angka tersebut, 2 dari 3 mengaku
merasa lebih baik dalam arti keluhannya berkurang.
Diyakini, hubungan seks mampu memicu pelepasan hormon endorfin yang
berkhasiat sebagai penangkal nyeri. Di susunan saraf pusat, hormon ini
bekerja menekan respons nyeri, sehingga bisa menyembuhkan berbagai jenis
sakit kepala termasuk migrain.
"Temuan kami menunjukkan bahwa aktivitas seksual saat terjadi serangan
migrain bisa meredakan atau bahkan menghilangkan serangan dalam beberapa
kasus, dan bahwa hubungan seks saat sedang migrain bukan hal yang
aneh," tulis peneliti seperti dikutip dari Telegraph, Senin (4/3/2013).
Selama ini, sakit kepala khususnya migrain memang menjadi alasan
terpopuler untuk menolak ajakan berhubungan seks. Dengan adanya temuan
ini, migrain bisa berbalik menjadi alasan bagi seseorang untuk mengajak
pasangannya berhubungan seks.
Tinggal pilih saja. Mau minum obat sakit kepala yang rasanya pahit dan
memberikan efek samping kerusakan hati dan ginjal, atau mencoba
alternatif terapi yang lebih menyenangkan yakni berhubungan seks? (detikhealth)
Read More »
10:00 AM | 0
komentar









